Dari Temanggung ke Seluruh Indonesia
Berawal dari Bagas Nugroho, seorang petani kopi generasi ketiga dari Temanggung, Jawa Tengah. Awalnya hanya menjual green bean ke tengkulak lokal dengan harga yang tidak sepadan dengan kualitas.
Melihat booming specialty coffee pasca pandemi, Bagas memutuskan untuk memotong rantai distribusi — menghubungkan langsung petani kopi terbaik Indonesia dengan buyer B2B dan konsumen yang menghargai kualitas.
Kini, Kopi Tengara bekerja dengan 50+ petani mitra dari 7 origin berbeda, melayani 200+ klien B2B aktif di seluruh Indonesia.

Orang-Orang di Balik Kopi Tengara
Bagas Nugroho
Founder & CEO
Petani kopi generasi ketiga dari Temanggung. Visinya: setiap biji kopi punya cerita yang layak didengar.
Sari Kartika
Head of Sourcing
Mantan Q Grader dengan pengalaman 8 tahun di industri specialty coffee. Menjalin relasi langsung dengan petani mitra.
Dimas Prasetyo
Business Development
Mengurus partnership B2B dan memastikan setiap klien mendapatkan supply yang konsisten dan berkualitas.
Apa yang Kami Jaga
Keberlanjutan
Kami bekerja langsung dengan petani, memastikan harga yang adil dan praktik pertanian yang berkelanjutan.
Kualitas Tanpa Kompromi
Setiap batch melewati proses cupping ketat. Hanya yang terbaik yang sampai ke tangan Anda.
Transparansi
Traceability penuh — dari nama petani, desa, altitude, hingga cupping score. Tidak ada yang disembunyikan.
Milestone
Kopi Tengara Berdiri
Mulai dari menjual green bean via WhatsApp ke 3 café lokal.
30 Klien B2B
Bergabung di platform digital pertama, memperluas jangkauan.
5 Origin
Ekspansi ke 5 origin berbeda, mulai program sample gratis.
150+ Klien Aktif
Mulai ekspor ke Malaysia. Green bean Gayo jadi produk terlaris.
200+ B2B Klien
7 origin, 50+ petani mitra, launch website profesional.
Mari Bekerja Sama
Apakah Anda pemilik café, roastery, atau penikmat kopi? Kami siap melayani Anda.
