Dari Tanah Terbaik Nusantara
Setiap biji kopi punya cerita. Kenali asal-usul kopi kami dari 7 origin terpilih di seluruh Indonesia.
Memuat peta…
📍 Klik titik pada peta untuk melihat detail origin • Zoom in/out tersedia

Gayo, Aceh
Kopi Gayo dari dataran tinggi Aceh terkenal dengan body yang tebal, acidity rendah, dan aftertaste cokelat yang panjang. Ditanam oleh petani lokal yang telah turun-temurun membudidayakan kopi di tanah vulkanik subur.

Mandheling, Sumatera Utara
Mandheling dikenal di seluruh dunia dengan karakter kopi yang syrupy, low acidity, dan rasa earthy yang khas. Proses wet-hull (giling basah) menjadi ciri khas yang membuat kopi ini tak tertandingi.

Temanggung, Jawa Tengah
Asal usul Kopi Tengara. Temanggung menghasilkan Arabika dan Robusta premium dengan terroir khas Jawa — balanced, medium body, dan nutty aftertaste. Generasi ketiga petani kopi terus menjaga tradisi kualitas.

Toraja, Sulawesi Selatan
Kopi Toraja tumbuh di Tana Toraja yang mistis, menghasilkan cita rasa herbal, dark chocolate, dan spicy notes. Proses pengeringan di bawah sinar matahari pegunungan memberikan karakter yang unik.

Flores Bajawa, NTT
Flores Bajawa menghadirkan kopi dengan karakter fruity-floral yang elegan, ditanam di lereng gunung berapi aktif Inerie. Altitude tinggi dan tanah vulkanik menciptakan profil rasa yang kompleks.

Wamena, Papua
Kopi Wamena tumbuh di Lembah Baliem, Papua, pada ketinggian yang ekstrem. Karakteristik clean cup, bright acidity, dan floral notes menjadikan kopi ini hidden gem Indonesia.

Kintamani, Bali
Kopi Kintamani dari Bali memiliki ciri khas citrusy acidity dan light body — segar seperti udara pegunungan Bali. Sistem subak (irigasi tradisional) turut mempengaruhi kualitas biji kopi.
